Mengenang Dikau Pahlawan Bangsa__
Salah satu hari di bulan november diperingati sebagai hari pahlawan .... Kadang saya lupa kecuali ada upacara peringatan di tiap moment itu. Seperti kemarin pas sampai di kantor ada upacara, baru ingat 'oh hari ini 10 november ternyata'.
Tanggal 10 november ditetapkan sebagai hari pahlawan. Itu untuk memperingati pertempuran yang terjadi kurang lebih 3 minggu di surabaya pasca kemerdekaan 17 agustus 1945 tahun itu.
Meski demikian bukan hanya moment itu yang membuat kita harus kembali mengingat betapa besar perjuangan seluruh pahlawan di negeri ini. Mereka telah mengorbankan segenap jiwa dan raganya untuk meraih satu kata yaitu 'merdeka'
Memperingati hari pahlawan bukanlah hanya sekadar seremoni dan ucapan selamatnya.
Hari peringatan itu seperti alarm, untuk kembali mengingat, dan berusaha mengambil pelajaran dari semua kisah-kisahnya. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa dan menempuh jalan yang tak biasa. Bahwa memang pantas gelar pahlawan menyemat nama mereka.
Apalah diri ini yang lebih banyak mengeluh, tapi setidaknya kita berusaha untuk tetap mengenang mereka dalam tunduk doa di hari pahlawan ini. Berharap secuil jejak mereka masih bisa kita tapaki.
Lalu saat pulang ke rumah, mengecek buku serial 'pahlawan nusantara' sudah di bagian mana. Minimal mengajak anak-anak kita untuk kembali menyusuri kisah-kisahnya.
Atau jangan-jangan buku-buku tentang sejarah para pahlawan itu sudah ada di tumpukan paling bawah .... Artinya bacaan tak maju-maju, entah sudah di halaman berapa.
Moment ini jadi awal memulai lagi menelusuri perjalanan hebat mereka, kan!
Setidaknya topik beberapa hari ke depan boleh jadi tentang Rasuna Said, Tuangku Tambusai, dan masih banyak nama-nama hebat lainnya yang tentu saja tak lagi banyak ditemui dipelajaran-pelajaran sekolah saat ini.
Tentang kisah mereka, itu selalu menggetarkan rasanya. Itu bukan dongeng, kisah mereka bukan fiksi yang dibuat-buat. Mereka super hero yang benar-benar nyata bukan khayalan. Manusia-manusia yang luar biasa.
'Aku kisahkan cerita orang yang terdahulu untuk meneguhkan hatimu' ... Kita mungkin mengingat penggalan kalimat ini dalam Alquran suci kita. Artinya apa? Membaca sejarah, merupakan sesuatu yang sangat baik. Selain jadi tahu seperti apa kisah-kisah hebat mereka, itu bisa membangun jiwa menjadi kuat. Jiwa yang tidak rapuh. Tidak mudah menyerah, dalam situasi apapun dan sikap-sikap baik lainnya.
Pada sejarah kita melihat, bercermin, belajar bahwa kemenangan itu perlu syarat dan kekalahan karena ada sebab.
#Terkadang menelusuri kisahmu menjadi cara terbaikku mengenang kelahiranmu duhai pahlawan.
Komentar
Posting Komentar