Kala Senja di Pantai Seruni___
Kami sedang di pantai tadi sore. Duduk di atas tumpukan batu-batu besar yang menjorok masuk ke laut. Susunan batu ini sengaja di buat untuk mencegah abrasi, memecah ombak sebelum menyentuh bibir pantai.
Menikmati senja katanya. Itu celoteh bocahku saat kami mulai memasuki seruni. Namanya memang pantai seruni. Itu di ambil dari nama jalan sepanjang kawasan pantai. Dia mau naik scooter, setelah itu mau ke kafe minum jus alpukat. Disini memang banyak kafe-kafe berjejeran
Kami persis duduk di bebatuan itu. Menghadap ke arah barat, disana bola matahari seolah menggantung indah di antara awan-awan berarak. Semburat jingganya menambah indah suasana.
Melihat matahari sesaat sebelum ia terbenam itu selalu fantastis rasanya.
Dan rasanya magic menghitung detik-detik hingga bola matahari itu benar-benar hilang tenggelam seolah ditelan makhluk raksasa.
Subhanallah .... Sungguh indah ciptaanMu.
Tidak ada kata yang rasanya cukup untuk mewakili seluruh keindahannya, bahkan ribuan puisi para pujangga telah tercipta tetap saja tak pernah selesai untuk menguraikan betapa indah suasana di kala senja.
Di pantai ini tak ada hamparan pasir seperti pada umumnya pantai dengan deburan ombak yang tak henti membelai permukaannya. Ini hanyalah tepi laut, dengan pemandangan samudra luas sejauh mata memandang.
Seruni ini memang pantai reklamasi. Laut ditimbun membentuk daratan, itu sekitar beberapa puluh meter ke arah luar.
Di atasnya berdiri berbagai fasilitas umum dan ruang publik, mulai dari rumah sakit lantai delapan yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Semoga saja ini benar-benar menjadi Rumah Sakit berstandar internasional seperti dikatakan pada awal-awal pembangunannya. Itu selalu butuh waktu, masyarakat akan sabar menunggu.
Ada lapangan hijau yang luas. Biasanya menjadi tempat upacara-upacara saat ada acara peringatan lengkap dengan tribunnya.
Lalu anjungan pantai seruni yang selalu ramai. Bergeser ke sebelah barat ada masjid, pusat olahraga masing-masing dengan lapangan basket, futsal, takraw, bola volly hingga bulu tangkis. Taman bermain juga ada. Paling ujungnya ada lapangan hitam, area yang sangat lapang untuk menyalurkan berbagai hobby warganya.
Saat sore hari tempat ini sangat ramai. Pada pagi hari di akhir pekan juga tak kalah ramainya dengan orang yang jogging dan berolahraga lainnya.
Masyarakat disini sangat beruntung memiliki pantai seruni. Tempat bersantai sejenak dari riuh rutinitas.
Disini ada berbagai hiburan mulai dari naik scooter keliling, selonjoran di kafe sambil menikmati sarabba atau kopi.
Menikmati pantai seruni tanpa biaya pun ada kita hanya perlu duduk-duduk di anjungan, lapangan hijau yang luas atau ke sebelah barat lagi ada taman bermain dengan wahana-wahana bermain yang gratis.
Pantai dengan pemandangan laut lengkap dengan jejeran pegunungan nun jauh di sana. Itu spektakuler.
Salah satu keistimewaan dari kota kecil ini adalah jarak antara gunung dan lautnya sangat dekat. Kita bisa menikmati keindahan gunung dan laut secara bersamaan.
#SelamatHariJadiBantaeng ke768, 7 Desember 2022.
Komentar
Posting Komentar