Pulang ___



Pulang tanpa beban dosa. Pulang di saat masih sangat suci. Andai bisa kembali ke masa ketika Allah memberikan pilihan mungkin banyak yang memilih untuk pulang saja. 

Sebuah catatan....

Selamat jalan, Nak. Umurmu belum genap satu tahun. Sedikit tulisanku enam desember tahun 2022 lalu, besoknya setelah kau lahir bahkan belum kukirim.  Rencananya ingin diposting di sosial media dengan menyertakan fotomu.  Berharap setelah kau besar kau akan membacanya. Iya, itu ucapan selamat datang padamu, kutulis begini.... 

Alhamdulillah bayi kembar itu telah lahir. 

Kemarin, senin 5 desember 2022, tepat pukul   15.00 WITA dua bayi perempuan keponakan kami telah lahir ke dunia. Buah cinta dari kedua orang tuanya. Meski dengan berat lahir rendah hingga harus di inkubator tapi harapan padamu teramat tinggi. 

Selamat datang sayang. Semoga Allah menganugerahimu kasih sayang yang berlimpah dalam kehidupanmu, kalian tumbuh dengan baik dan bahagia. 

Satu hal yang harus kau pahami kelak.  Kedua orang tua kalian istimewa.

Iya, Allah menyayangi mereka lebih, dengan tidak menyempurnakan inderanya. Tuna rungu. Tersebab itu insyaAllah mereka selamat dari sebagian besar kita tak selamat darinya. Lisan.

Mereka menikmati seluruh kasih sayang Allah dalam kesenyapan. 

Kelak, setiap permintaannya, seluruh nasehatnya, segenap kasih sayangnya, dan semua harapannya pada kalian hanya kalian tahu lewat isyaratnya, tatapan matanya hingga dalam laku mereka. 

Anakku sayang, sungguh kalian beruntung memiliki mereka. 

Tahukah, beberapa hal kalian tak akan merasakan yang namanya diomeli apalagi akan mendengar kata-kata kasar yang boleh jadi luka karenanya lebih sakit dibanding jewerannya atau cubitan lembutnya. Percayalah semua hal yang kalian alami kelak adalah ketetapanNya, dan itu selalu yang terbaik. 

Jadilah lisan yang baik untuk kedua orang tua kalian, jadilah telinga yang terjaga bagi mereka, jadilah penyejuk matanya pelengkap seluruh keriangan hingga tak lagi sunyi dan senyap sekelilingnya. 

Hadirmu melengkapi kebahagiaan mereka. Kalian adalah amanah terindah baginya.

Selesai.

Hari ini, salah seorang dari kalian telah lebih dahulu Allah panggil. Takdirmu hanya sejenak singgah dalam kehidupan kami. Kembali ke kharibaanNya menjadi bidadari. Menunggu ayah ibunya kelak di pintu syurganya.  

Pada akhirnya, ucapan perpisahan harus terucap jua. 

Selamat jalan, Nak. 
Kita bahkan belum berkenalan dengan baik. 

#Innalillahi Wa Innailaihi rojiun. 
#Kepergian Dita
#Diah yang sabar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pada Pagi yang Senyap__

Aku Suka Kopi

Mungkin Nanti__