Desember___
Seperti halaman terakhir. Jika ini sebuah cerita maka desember adalah endingnya. Apakah berakhir bahagia atau justru menyesakkan.
Tapi ini hanyalah sebuah pergantian tahun.
Pun dengan catatan ini. Bulan berganti. Hingga dipenghujung tahun ini halaman-halaman pada catatan ini telah merekam berbagai cerita. Kadang terangkai banyak dan lebih sering hanya satu dua. Bukan karena tidak ada cerita hari itu. Hanya saja penulis catatan ini terkadang sok sibuk, hingga tak punya waktu di sini. Tapi juga lebih sering masih ragu, bingung mau mengurai kisah yang mana.
Bahkan saat sudah memutuskan akan menulis sesuatu tetap saja tidak selancar ekspektasinya tentang menulis. Bahwa semuanya akan mudah hanya tinggal membenak setelahnya jari jemari sisa mengetukkan huruf-huruf lalu terangkailah kata demi kata, dan selesai.
Ternyata tidak semudah itu Esmeralda.
Bahkan jika itu hanya hal sesederhana curhatan panjang... 'hari ini cuaca sedang panas' atau 'tadi hujan turun' Diketik, dihapus, diketik lagi. Nasibnya lalu berakhir di keranjang sampah. Dibuang.
Teori tentang menulis memang terdengar mudah, katanya hanya menulis, menulis, dan menulis. Tulis saja dulu, editnya belakangan, tapi entahlah setiap kalimat yang selesai rasanya tak tega dibiarkan selesai, baru juga satu dua kalimat, dibaca lagi dan lagi. Entahlah bukannya menulis hanya sibuk menimbang bagus dan tidaknya. Pada akhirnya malah berujung tak selesai.
Kabar baiknya tetap ada satu dua yang selesai dan berakhir bahagia. Berusaha mengambil pelajaran baik pada setiap hal yang telah dilewati.
Begitulah.
Bahagia dan sedih yang silih berganti sepanjang tahun ini. Tidak selalu bisa kita kabarkan. Atau tergambarkan baik dalam bait-bait catatan atau halaman-halaman dalam sebuah cerita.
Ah, perasaan kadang memang hanya perlu di simpan disudut-sudut hati.
Jika itu tentang kesesakan, memilih merawatnya diam-diam. Terkadang lebih ampuh untuk membuatnya pulih lebih cepat. Pun jika itu tentang bahagia rasanya pun tak pernah patut untuk berlebihan.
Karena lagi-lagi tulisan ini hanyalah tentang perasaan. Seperti apapun itu, hal terbaiknya adalah mengambil hikmah dari setiap curhatan silih bergantinya rasa.
Hari ini bulan desember telah menjelang. Itu akhir tahun yang selalu penuh dengan eforia pada ujungnya. Pergantian tahun, liburan panjang dan semoga dengan perasaan yang masih waras dan terjaga.
Karena sungguh seseorang jika tak disibukkan dengan ilmu maka ia hanya akan sibuk dengan perasaannya. Pada bimbangnya, pada cemas dan semua perasaan tak menentu lainnya....
Komentar
Posting Komentar