Catatan Awal Tahun___
Langit terlihat gelap. Hari ini sepertinya akan hujan. Semoga saja. Saat ini hujan menjadi hal yang paling dinanti. Setidaknya harapan akan turun hujan sudah mulai terlihat, awan-awan gelap di langit sana telah mengirim kabar. Isyarat sebentar lagi airnya akan luruh ke bumi.
Kita semua menunggu saat itu. Seperti tahun-tahun kemarin, saat akhir tahun hingga memasuki beberapa bulan awal, itu sudah dipenuhi rintik hujan. Tapi musim ini memang berbeda, kemarau lebih panjang. Iya, kita semua menjadi hafal istilah elnino ini. Efeknya membuat kita tak berdaya. Tapi demikianlah sebuah siklus, panas dan dingin, pun kering dan basahnya. Terlepas dari semua karena manusia juga. Serakah. Hingga alam menjadi tidak seimbang, cuaca dan iklim yang mulai tak terkendali.
Semoga saja hujan segera turun.
Ini hari pertama masuk kerja. Suasana yang sejuk menjadi awal yang baik sepertinya. Iya, kita semua menunggu dan berharap.
Beberapa saat kemudian, saya sudah di kantor, dan benar saja sepanjang perjalanan tadi suasana sangat sejuk padahal biasanya matahari sudah garang saja jam segini.
Rasanya sudah lama tidak merasakan suasana seperti ini. Sejuk, mendung, dan tentu saja rasanya jadi adem. Hari ini alam berbaik hati kembali mengirimkan kenyamanan ini. Meski hanya sekejap.
Iya, menit berlalu, hujan tidak jadi turun. Entah kenapa, mungkin belum saatnya. Ada daerah yang lebih butuh hujan pergi kesana. Hehe, mau bilang apalagi selain kalimat-kalimat menghibur itu. Atau lagi-lagi ini masih tentang dampak elnino sehingga kemarau memang masih berlanjut.
Maka bisa ditebak bagaimana rasanya. Entah seperti apa prosesnya, tidak berselang lama setelah semua cerita sejuk tadi, ruangan kembali penuh dengan hasil pembakaran makhluk. Maka tidak menunggu lama semua rasa adem itu menguap berganti dengan rasa gerah yang garang. Penyejuk ruangan yang kini tersisa kipas angin tak kuasa menawar cuaca panas ini kembali. Seperti biasanya. Saat kemarin saat semua hal hanya tentang keluh cuaca yang menguar.
Masih panas, gerah, dan lain sebagainya. Tapi sebanyak apapun kalimat itu memenuhi udara, nyatanya itu tidak mengubah apa-apa, cuaca tetap panas.
Jadi sudahlah....
Ini awal tahun, dan catatan ini seperti sebuah pembuka lembaran-lembaran cerita yang boleh jadi akan banyak kita rangkai di sini. Pada bait-baik kata. Seharusnyalah ini tentang semangat dan harapan-harapan yang tertoreh.
Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Jarak antara mimpi dan kenyataan kian dekat, dan memberikan kebaikan kepada sesama. Kutitipkan doa pada aksara dalam catatan ini, semoga menjadi saksi atas niat untuk terus belajar dan bertumbuh.
Komentar
Posting Komentar